Latihan Cisco Packet Tracer: Routing Statis & Dinamis

 

Pendahuluan

Latihan ini bertujuan untuk memahami dan mengimplementasikan routing statis, routing dinamis (OSPF), troubleshooting jaringan, serta hybrid routing di Cisco Packet Tracer. Dengan menyelesaikan latihan ini, Anda akan dapat: 

✅ Mengonfigurasi routing statis dan routing dinamis.
✅ Menganalisis masalah jaringan (troubleshooting).
✅ Menerapkan redistribusi rute dalam hybrid routing.

1. Topologi Jaringan

Buatlah topologi berikut di Cisco Packet Tracer:

Perangkat yang Dibutuhkan:

  • 3 Router (Router0, Router1, Router2)
  • 3 Switch
  • 6 PC
  • Kabel Straight dan Cross-over

Struktur jaringan:

PC0 ---- Switch0 ---- Router0 ---- Router1 ---- Router2 ---- Switch2 ---- PC3
PC1 ----|                 |        |                 |       |------ PC4
PC2 ----|                 |        |                 |------- PC5

Pengalamatan IP:

Perangkat Interface IP Address Subnet Mask
Router0 G0/0 192.168.1.1 255.255.255.0
Router0 G0/1 10.0.0.1 255.255.255.252
Router1 G0/0 10.0.0.2 255.255.255.252
Router1 G0/1 172.16.0.1 255.255.255.0
Router2 G0/0 172.16.0.2 255.255.255.0
Router2 G0/1 192.168.2.1 255.255.255.0

2. Konfigurasi Routing Statis

Langkah-Langkah:

1️⃣ Konfigurasi IP di setiap router

Router0(config)# interface GigabitEthernet0/0
Router0(config-if)# ip address 192.168.1.1 255.255.255.0
Router0(config-if)# no shutdown

Router0(config)# interface GigabitEthernet0/1
Router0(config-if)# ip address 10.0.0.1 255.255.255.252
Router0(config-if)# no shutdown

2️⃣ Tambahkan routing statis di Router0

Router0(config)# ip route 172.16.0.0 255.255.255.0 10.0.0.2
Router0(config)# ip route 192.168.2.0 255.255.255.0 10.0.0.2

3️⃣ Tambahkan routing statis di Router2

Router2(config)# ip route 192.168.1.0 255.255.255.0 172.16.0.1

✅ Uji konektivitas dengan perintah ping

PC0> ping 192.168.2.1

3. Konfigurasi Routing Dinamis (OSPF)

1️⃣ Aktifkan OSPF di setiap router

Router0(config)# router ospf 1
Router0(config-router)# network 192.168.1.0 0.0.0.255 area 0
Router0(config-router)# network 10.0.0.0 0.0.0.3 area 0

2️⃣ Tambahkan OSPF di Router1 & Router2

Router1(config)# router ospf 1
Router1(config-router)# network 10.0.0.0 0.0.0.3 area 0
Router1(config-router)# network 172.16.0.0 0.0.0.255 area 0

Router2(config)# router ospf 1
Router2(config-router)# network 172.16.0.0 0.0.0.255 area 0
Router2(config-router)# network 192.168.2.0 0.0.0.255 area 0

✅ Verifikasi Neighbor OSPF

Router1# show ip ospf neighbor

✅ Periksa tabel routing

Router1# show ip route

4. Troubleshooting Routing

Jika PC tidak bisa ping ke router lain, lakukan:

  • Periksa konfigurasi IP
  • Pastikan interface router dalam keadaan UP dengan:
    Router0# show ip interface brief
    
  • Cek tabel routing untuk memastikan rute tersedia:
    Router1# show ip route
    
  • Gunakan perintah debug untuk melihat proses routing:
    Router1# debug ip ospf events
    

5. Hybrid Routing (Statis + OSPF)

Jika kita ingin menggunakan routing statis sekaligus OSPF, kita bisa mengonfigurasi redistribusi rute agar kedua metode bisa bekerja bersama.

1️⃣ Tambahkan redistribusi di Router1

Router1(config)# router ospf 1
Router1(config-router)# redistribute static subnets

2️⃣ Tambahkan floating static route di Router2 sebagai backup

Router2(config)# ip route 192.168.1.0 255.255.255.0 172.16.0.1 5

✅ Verifikasi konfigurasi dengan perintah

Router2# show ip route

Kesimpulan

Latihan ini mengajarkan: ✅ Konfigurasi routing statis & dinamis (OSPF).
✅ Troubleshooting menggunakan ping, show, dan debug.
✅ Mengelola hybrid routing dengan redistribusi dan floating static route.

Dengan menyelesaikan latihan ini, Anda akan memahami bagaimana routing bekerja dalam jaringan nyata menggunakan Cisco Packet Tracer! 🚀

Komentar