25.2.25

Pembahasan UKK TKJ Paket 2 Tahun 2025



Sebagai seorang Network System Administrator pada perusahaan penyedia layanan jasa jaringan komputer dan telekomunikasi, tugas anda adalah merancang bangun dan mengkonfigurasi sebuah jaringan computer dengan langkah-langkah sebagai berikut:

Langkah Kerja : 

Siapkan perlatan dan bahan yang diperlukan sesuai dengan daftar peralatan Siapkan berkas perencanaan instalasi dan konfigurasi jaringan 

No.

Nama

Alat  dan Bahan

Spesifikasi Minimal

Jumlah

Keterangan

1

2

3

4

5

1.

PC Client/Laptop

  1. Processor: Pentium  Core to duo

  2. RAM: 2 GB Harddisk: 250 GB

  3. NIC 10/1000 Mbps,

  4. Monitor 14””

3 buah


2.

Smartphone

Andorid/IOS

1 buah


3.

Switch unmanage

Minimal 4 port

1 buah


4.

Router 

Minimal memiliki  4 port interface

Support Routing Static dan Dynamic

1


5.

Wifi Routerboard

Minimal 4 port

1 buah


6.

Crimping tools

Untuk RJ 45

1 buah


7.

Cable Tester

Untuk RJ 45

1 buah


8.

Kabel UTP

Cat 5

12 meter


9.

Konektor RJ 45

RJ 45 Cat 5

10 buah


10.

Koneksi Internet

1 Mbps





Lakukan pemasangan konektor pada kabel jaringan dan pengujian koneksi kabel 



Lakukan pemasangan kabel pada switch, router, proxy server dan client. 

Topologi Jaringan UKK  TKJ Paket 2 Tahun 2025


Lakukan pengalamatan jaringan pada seluruh perangkat jaringan 
Lakukan konfigurasi client 
Jaringan lokal kabel (LAN) 
IP LAN client : 192.200+absen.10.2/24 








Jaringan internet (WAN) 

IP Internet : Sesuai dengan network yang diberikan ISP 
IP Router A : Sesuai dengan network yang diberikan ISP 


IP Router B : Sesuai dengan network yang diberikan ISP 

Gateway : Sesuai dengan network yang diberikan ISP 



Jaringan lokal nirkabel (WLAN) 

IP : 192.100+absen.20.2/24 




Lease Time : 8 jam 
DNS : Primary : 8.8.8.8; 


Lakukan konfigurasi router 

Dynamic Routing ( Router A ke B) 




Static Routing ( Router B ke Internet) 




Sistem keamanan jaringan dengan melakukan installasi dan konfigurasi proxy server pada jaringan local kabel 

Port proxy : 3128 
Cache Manager: Noabsen+namapeserta@sekolah.sch.id 
Visible host : www.sekolah.sch.id 
Transparent : yes 
Bloking Site : https://www.linux.org 




Lakukan pengujian setiap perangkat sesuai konfigurasi dan fungsi yang diinginkan IP Static IP Dynamic Tes Koneksi ke Router Tes Koneksi antar client





23.2.25

Panduan Praktik Administrasi Jaringan di Android untuk Pemula


Berikut adalah artikel tutorial yang dapat Anda gunakan di blog untuk siswa kelas 12 terkait tugas Administrasi Sistem Jaringan (ASJ) menggunakan Android:


Panduan Praktik Administrasi Jaringan di Android untuk Pemula

Di era modern, Anda dapat melakukan banyak hal terkait administrasi jaringan hanya dengan ponsel Android. Artikel ini akan memandu Anda melakukan beberapa tugas dasar seperti pemindaian jaringan, pengujian koneksi, dan simulasi SSH menggunakan aplikasi gratis dari Google Play Store.


Langkah 1: Persiapan Awal

  1. Pastikan Ponsel Terhubung ke Jaringan Wi-Fi
    Administrasi jaringan biasanya dilakukan dalam jaringan lokal (LAN). Jadi, sambungkan ponsel Anda ke jaringan Wi-Fi sekolah atau rumah.
  2. Unduh Aplikasi yang Diperlukan
    Anda dapat menggunakan aplikasi berikut:
    • Fing - Network Tools
    • PingTools
    • Termux
      Aplikasi ini tersedia gratis di Google Play Store.

Langkah 2: Pemindaian Jaringan dengan Fing

  1. Buka Aplikasi Fing
  2. Lakukan Pemindaian Jaringan
    • Ketuk tombol "Scan" untuk memindai perangkat yang terhubung ke jaringan Wi-Fi.
    • Tunggu hingga aplikasi menampilkan daftar perangkat lengkap.

Hasil:
Anda akan melihat perangkat yang terhubung ke jaringan, termasuk alamat IP, nama perangkat, dan MAC address.

Gambar:
Tampilkan tangkapan layar aplikasi Fing yang menunjukkan perangkat terhubung.


Langkah 3: Pengujian Koneksi dengan PingTools

  1. Buka Aplikasi PingTools
  2. Gunakan Fitur Ping
    • Masukkan alamat IP gateway jaringan (contoh: 192.168.1.1).
    • Tekan "Start" untuk memulai pengujian.

Hasil:
Anda akan melihat statistik koneksi, seperti waktu respons (latensi).

Gambar:
Tampilkan tangkapan layar hasil ping dari aplikasi PingTools.


Langkah 4: Simulasi SSH dengan Termux

  1. Buka Aplikasi Termux
  2. Instal SSH Client
    • Jalankan perintah berikut di Termux untuk menginstal OpenSSH:
      pkg update  
      pkg install openssh  
      
  3. Hubungkan ke Server
    • Gunakan perintah SSH untuk terhubung ke server (jika ada):
      ssh [user]@[IP address]
      

Hasil:
Anda dapat mengakses server melalui terminal langsung dari ponsel Android Anda.

Gambar:
Tampilkan tangkapan layar aplikasi Termux yang menampilkan koneksi SSH.


Langkah 5: Dokumentasi Hasil

  • Ambil tangkapan layar setiap langkah (pemindaian jaringan, pengujian koneksi, dan konfigurasi SSH).
  • Susun laporan sederhana yang mencakup:
    • Penjelasan Langkah-Langkah
    • Screenshot Hasil
    • Kesimpulan dari Praktik

Kesimpulan

Dengan aplikasi seperti Fing, PingTools, dan Termux, Anda dapat mempelajari administrasi jaringan langsung dari ponsel Android. Praktik ini sangat berguna untuk memperdalam pemahaman dasar tentang jaringan tanpa perlu perangkat khusus.

Selamat mencoba! Jika ada pertanyaan, tulis di kolom komentar.


 

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)



Sekolah: SMK
Mata Pelajaran: Dasar-Dasar Sistem (DDS)
Kelas/Semester: X/TJKT
Bab: Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta Lingkungan Hidup (K3LH) di Laboratorium Komputer
Waktu: 4 x 45 menit


A. Kompetensi Dasar

3.8 Memahami prinsip Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan Hidup (K3LH) di laboratorium komputer.
4.8 Menerapkan prinsip K3LH di laboratorium komputer.


B. Tujuan Pembelajaran

Peserta didik mampu:

  1. Menjelaskan prinsip dasar K3LH di laboratorium komputer.
  2. Menganalisis kasus kecelakaan kerja dan pencemaran lingkungan di laboratorium komputer berdasarkan prinsip K3LH.
  3. Mengidentifikasi alat pelindung diri (APD), potensi bahaya, dan isu lingkungan di laboratorium komputer.
  4. Memberikan rekomendasi pencegahan bahaya dan pengelolaan lingkungan hidup sesuai prinsip K3LH.

C. Alat dan Bahan

  1. Modul atau buku teks Dasar-Dasar Sistem (DDS).
  2. Kertas A4 atau buku tulis.
  3. Alat tulis (pensil, pulpen, penggaris).
  4. Perangkat untuk menggambar (jika tersedia).

D. Kegiatan

1. Pembelajaran Mandiri (60 Menit)

  • Pelajari materi tentang K3LH di laboratorium komputer pada modul yang telah diberikan. Fokus pada:
    1. Definisi K3LH dan tujuan penerapannya.
    2. Bahaya yang dapat terjadi di laboratorium komputer serta dampaknya pada lingkungan hidup.
    3. Alat Pelindung Diri (APD) dan fungsinya.
    4. Prosedur kerja aman di laboratorium komputer.

2. Analisis Kasus (90 Menit)

Bacalah studi kasus berikut:

Seorang siswa menyentuh kabel listrik yang terbuka tanpa menggunakan sarung tangan isolator, menyebabkan sengatan listrik ringan. Selain itu, terdapat sampah elektronik yang tidak dikelola dengan benar, mencemari lingkungan.

Instruksi:

  • Analisis kasus di atas dan jawab pertanyaan berikut:
    1. Apa saja kesalahan yang dilakukan siswa tersebut?
    2. Apa dampak yang dapat terjadi pada kesehatan dan lingkungan?
    3. Rekomendasikan prosedur kerja yang aman berdasarkan prinsip K3LH di laboratorium komputer.

3. Praktik Pengenalan APD, Pengamatan Lingkungan, dan Manajemen Limbah (90 Menit)

  • Tugas 1: Gambarlah 5 jenis alat pelindung diri (APD) yang sering digunakan di laboratorium komputer. Jelaskan fungsi masing-masing alat dalam tabel berikut:
Nama APD Fungsi Gambar
Sarung tangan isolator Melindungi tangan dari sengatan listrik (Gambar siswa)
Masker Melindungi pernapasan dari debu (Gambar siswa)
  • Tugas 2: Amati lingkungan laboratorium komputer. Identifikasi 3 potensi bahaya dan 2 potensi pencemaran lingkungan yang ada, lalu buat rekomendasi pencegahan dalam tabel berikut:
Potensi Bahaya/Pencemaran Dampak Rekomendasi Pencegahan
Kabel berserakan Risiko tersandung Rapi dan gunakan kabel tray
Sampah elektronik tidak terkelola Pencemaran lingkungan Daur ulang dan tempatkan di e-waste bin

4. Penyusunan Laporan (30 Menit)

  • Buat laporan yang mencakup:
    1. Ringkasan materi K3LH di laboratorium komputer.
    2. Jawaban analisis kasus.
    3. Hasil praktik pengenalan APD, pengamatan lingkungan, dan manajemen limbah.

E. Penilaian

  1. Kognitif: Pemahaman konsep K3LH di laboratorium komputer.
  2. Afektif: Partisipasi dalam menyelesaikan tugas.
  3. Psikomotorik: Hasil gambar dan analisis pengamatan.

Catatan: Kumpulkan laporan Anda pada pertemuan berikutnya. Selamat belajar dan tetap patuhi prinsip K3LH! 😊

16.2.25

Cara Instalasi Debian 11 di VirtualBox (Panduan Lengkap)

Cara Instalasi Debian 11 di VirtualBox (Panduan Lengkap)

Debian 11, dengan kode nama "Bullseye," adalah salah satu distribusi Linux yang stabil dan populer untuk server maupun desktop. VirtualBox adalah software virtualisasi gratis yang memungkinkan kita menjalankan sistem operasi dalam sebuah mesin virtual. Artikel ini akan memandu Anda langkah demi langkah menginstal Debian 11 di VirtualBox.


Persiapan

Sebelum memulai, pastikan Anda telah menyiapkan:

  1. VirtualBox: Unduh dan instal VirtualBox dari situs resmi VirtualBox.
  2. File ISO Debian 11: Unduh dari situs resmi Debian. Pilih versi "amd64" untuk sistem 64-bit.

Langkah-langkah Instalasi

1. Buat Mesin Virtual

  1. Buka VirtualBox, klik tombol New untuk membuat mesin virtual baru.

  2. Isi informasi berikut:
    • Name: Debian 11
    • Machine Folder: Pilih lokasi penyimpanan.
    • Type: Linux
    • Version: Debian (64-bit)

  3. Klik Next, lalu atur ukuran memori (RAM). Direkomendasikan minimal 2048 MB.
  4. Pilih opsi Create a virtual hard disk now, lalu klik Create.

  5. Pada tipe hard disk, pilih VDI (VirtualBox Disk Image), lalu klik Next.
  6. Pilih Dynamically allocated, lalu klik Next.
  7. Atur ukuran hard disk minimal 20 GB, kemudian klik Create.

2. Konfigurasi Mesin Virtual

  1. Pilih mesin virtual yang telah dibuat, lalu klik Settings.

  2. Pada tab System, pastikan urutan boot adalah: Optical > Hard Disk.

  3. Pada tab Storage, klik ikon disk kosong (Empty) di bawah "Controller: IDE".
  4. Klik ikon CD/DVD di sebelah kanan, lalu pilih Choose a disk file.
  5. Masukkan file ISO Debian 11 yang telah diunduh.
  6. Klik OK untuk menyimpan pengaturan.

3. Mulai Instalasi Debian 11

  1. Klik Start untuk memulai mesin virtual.
  2. Pilih opsi Install pada menu awal.

4. Konfigurasi Dasar

Ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Pilih Bahasa: Pilih bahasa yang diinginkan (misalnya Bahasa Indonesia).

  2. Pilih Lokasi: Tentukan lokasi Anda.

  3. Keyboard: Pilih tata letak keyboard.

5. Konfigurasi Jaringan

  1. Debian akan mencoba mengonfigurasi jaringan secara otomatis. Jika Anda menggunakan DHCP, proses ini akan berjalan lancar.

  2. Masukkan nama hostname, misalnya: debian.

  3. Isi domain name jika diperlukan, atau biarkan kosong.

6. Konfigurasi Akun dan Kata Sandi

  1. Masukkan password untuk akun root. 





  2. Buat user baru dengan mengisi nama lengkap, username, dan password.






7. Partisi Hard Disk

  1. Pilih metode partisi: Guided - use entire disk untuk memudahkan.


  2. Pilih virtual hard disk yang telah dibuat.

  3. Pilih All files in one partition untuk pemula.

  4. Konfirmasi perubahan dengan memilih Finish partitioning and write changes to disk.


8. Instalasi Sistem Dasar

  1. Proses instalasi sistem dasar akan berjalan secara otomatis. Tunggu hingga selesai.

9. Konfigurasi APT dan Mirror

  1. Pilih lokasi server mirror sesuai dengan lokasi Anda.
  2. Jika Anda menggunakan proxy, masukkan alamat proxy. Jika tidak, biarkan kosong.

10. Pilih Software Tambahan

  1. Pada menu Software Selection, pilih lingkungan desktop yang diinginkan (misalnya GNOME atau KDE).
  2. Tambahkan tools seperti "SSH server" jika diperlukan.

11. Instal Boot Loader (GRUB)

  1. Pilih Yes untuk menginstal GRUB boot loader.
  2. Pilih hard disk utama untuk lokasi instalasi GRUB.

12. Selesai dan Restart

  1. Setelah instalasi selesai, lepaskan file ISO dari mesin virtual.
  2. Restart mesin virtual.

Kesimpulan

Anda telah berhasil menginstal Debian 11 di VirtualBox! Selanjutnya, Anda bisa mulai menjelajahi fitur Debian atau menggunakannya untuk keperluan pengembangan.

Semoga panduan ini membantu Anda memulai perjalanan dengan Debian 11. Jika ada pertanyaan atau masalah, tinggalkan komentar di bawah!


Selamat mencoba! 🎉